Wabup Kuningan Hj.Tuti Kecewa Kantor Desa Kosong saat sidak ke beberapa OPD
KUNINGAN patrolinews86.com – Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, SH., MKn melakukan sidak ke beberapa organisasi perangkat daerah Kabupaten Kuningan, Selasa (25/03/2025). Lawatan Amih Tuti, sapaan akrab Wakil Bupati tersebut adalah dalam rangka melakukan peninjauan, kunjungan, pengenalan sekaligus mendengarkan aspirasi dari berbagai unsur masyarakat.
OPD yang mendapat kunjungan antara lain Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Puskesmas Jalaksana, Kantor PMI Kuningan, Kantor Desa Kramatmulya dan Kolam Ikan Dewa Cigugur yang merupakan salah satu obyek wisata milik Pemerintah daerah dibawah BUMD Perusahaan Daerah Aneka Usaha.
Wabup Tuti meminta agar pelayanan kepada masyarakat dapat dilaksanakan dengan prima, terlebih kepada OPD yang berhubungan langsung dengan masyarakat.
“Utamakan 3S, Sapa, Salam, Senyum. Berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, jangan pernah membeda-bedakan status dan golongan.” Ujar Wabup Tuti kepada Kepala Puskesmas Jalaksana, Kantor PMI Kuningan dan Kepala Desa Kramatmulya.
Wabup Tuti juga menitikberatkan terkait kebersihan lingkungan dan keindahan kantor kepada beberapa OPD. Ditemukan ada beberapa tumpukan sampah yang ditemukan Wabup Tuti didepan Kantor Desa Kramatmulya.
Menurut pengakuan Kepala Desa, Otong Sutiana, tumpukan sampah tersebut adalah untuk memudahkan bagi petugas LH (pengangkut sampah) untuk diangkut. Namun karena tempatnya berada di depan Masjid Desa, Wabup Tuti meminta agar disediakan tempat khusus yang posisinya refresentatif.
“Nanti pindahkan ya pa, posisinya jangan depan Masjid. Tidak indah. Sediakan di tempat yang lain yang tidak menggangu jalan umum”
Sebelumnya ketika baru memasuki kantor Desa Kramatmulya, Wabup Tuti tidak melihat aparat desa yang bertugas. Hanya Kepala Desa yang sudah standby. Pada kesempatan ini Wabup Tuti menekankan betapa pentingnya integritas dan kedisiplinan dalam bekerja. Ia meminta kepada Kepala Desa agar meningkatkan kedisiplinan aparatur karena pelayanan kepada masyarakat harus tetap dijalankan dengan prima. (BagProk/ ds)